Purwokerto, Agrina-online.com. Seiring berkembangannya perkebunan sawit, berbagai sektor termasuk usaha skala mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga turut berkembang. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) pun siap mendukung langkah-langkah yang dilakukan dalam memperkuat kemajuan serta pengembangan UMKM.
Menurut Media Relations GAPKI, Mochamad Husni, semangat dan komitmen mendukung UMKM tidak terlepas dari visi GAPKI. Yaitu, demi mewujudkan industri kelapa sawit nasional yang berkelanjutan sebagai sumber kesejahteraan bagi bangsa dan negara.
Data Oil World 2025 menegaskan bahwa baik dari sisi produksi, ekspor, maupun konsumsi minyak sawit, Indonesia menempati urutan nomor satu di dunia. Dengan potensi yang dimiliki industri sawit, banyak pihak yang dapat merasakan manfaat dari berkah tanaman sawit.
Berdasarkan perhitungan sederhana, perputaran ekonomi sebagai akibat kehadiran usaha perkebunan kelapa sawit memang sangat luar biasa. “Setidaknya dalam setahun ada Rp 200 Triliun uang beredar di masyarakat hasil pembelian buah sawit petani ke perusahaan,” ungkap Husni saat menjadi pembicara Workhsop Jurnalis Promosi Sawit: Kolaborasi Media dan Pelaku Usaha Sawit untuk Indonesia Emas 2045” di Purwokerto, Jawa Tengah, 23-24 November 2025.
Uang tersebut mendorong perputaran ekonomi nasional. Termasuk, dalam bentuk pembelanjaan di usaha mikro, kecil, dan menengah.
Lebih lanjut, Husni menegaskan, media massa mempunyai peran besar dalam mempromosikan produk-produk UMKM. Inovasi dan kreativitas UMKM akan semakin terbantu bila para jurnalis memainkan perannya dalam menggencarkan promosi produk-produk UMKM.
“Sinergi dengan media massa dalam mempromosikan keunggulan sawit ini juga menjadi salah satu program dalam bidang komunikasi GAPKI,” ulas Husni.
Kegiatan yang diselenggarakan majalah Sawit Indonesia ini dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Kabupaten Banyumas Wahyu Dewanto. Selain itu, hadir pula pembicara lainnya, meliputi Helmi Muhansyah, Kepala Divisi UKMK Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP); Dr. Khavid Fuazi, Wakil Dekan Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman; dan Apriani Ika Kurniawati, Pendiri UMKM Berkah Kita.
Windi Listianingsih







