1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. BPDP, Ditjenbun, dan DGL Dorong Penguatan Data Perkebunan melalui Pelatihan

BULOG Usulkan Skema Penyaluran Melalui Beras bagi ASN, TNI, dan POLRI

BULOG Usulkan Skema Penyaluran Melalui Beras bagi ASN, TNI, dan POLRI

Jakarta, Agrina-online.com.  Perum BULOG mengusulkan optimalisasi pemanfaatan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) melalui skema penyaluran beras natura bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan POLRI sebagai bagian dari penguatan distribusi pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas harga beras di masyarakat.

Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani S.Sos, SH. M.Han menyampaikan bahwa usulan tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam memastikan stok beras pemerintah yang saat ini dalam kondisi sangat kuat dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.

Skema tersebut dinilai memiliki dampak ganda, yaitu memperkuat pemanfaatan stok hasil serapan dalam negeri sekaligus menjaga kesinambungan penyerapan gabah dan beras petani di tengah produksi nasional yang meningkat.

Pada pertengahan Mei 2026, stok CBP yang dikelola BULOG tercatat mencapai lebih dari 5,3 juta ton dan menjadi salah satu capaian tertinggi dalam sejarah pengelolaan cadangan beras pemerintah.

“Dengan kondisi stok beras nasional yang mencukupi, BULOG mengusulkan pemanfaatan beras CBP untuk kebutuhan ASN, TNI, dan POLRI melalui skema natura. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat distribusi beras dalam negeri sekaligus menjaga stabilitas pangan nasional,” ujarnya saat menghadiri RDP Komisi IV DPR RI, Selasa (19/5).

Dalam usulan tersebut, penyaluran beras natura bagi ASN, TNI, dan POLRI diproyeksikan mencapai sekitar 2,8 juta ton per tahun. Penyaluran dilakukan menggunakan beras Cadangan Beras Pemerintah yang dikelola BULOG.

Selain penyaluran natura, BULOG juga mengusulkan optimalisasi penggunaan beras CBP sebagai bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan potensi kebutuhan sekitar 1,5 juta ton per tahun.

Disamping itu, BULOG juga mengusulkan tambahan penyaluran pada pasar khusus sekitar 1,3 juta ton melalui program bantuan pangan beras guna menjaga daya beli masyarakat dan mengantisipasi potensi kenaikan harga pangan pada periode tertentu.

“Langkah ini merupakan bagian dari strategi menjaga keseimbangan antara penyerapan hasil panen petani, penguatan cadangan pangan pemerintah, dan distribusi beras kepada masyarakat secara tepat sasaran,” ujarnya.

BULOG menilai penguatan penyaluran melalui berbagai saluran strategis penting dilakukan untuk menjaga kualitas stok, memperkuat cadangan pangan pemerintah, serta memastikan distribusi beras tetap berjalan secara efektif dan terukur.

 

Sabrina Yuniawati

Tag:

Bagikan:

Trending

Pendidikan Tinggi Tak Lagi Jauh bagi Perempuan Rimba
Pendidikan Tinggi Tak Lagi Jauh bagi Perempuan Rimba
Ol3108-jaga mutu TBS
Jaga Mutu, Pangkas Susut Panen Sawit
Sinergi Antar BPDP, Ditjenbun dan DGL, Pelatihan SDM Perkebunan 2026 Resmi Ditutup
Sinergi BPDP, Ditjenbun dan DGL Menutup Rangkaian Pelatihan SDM Perkebunan 2026
BPDP, Ditjenbun, dan DGL Dorong Penguatan Data Perkebunan melalui Pelatihan
BPDP, Ditjenbun, dan DGL Dorong Penguatan Data Perkebunan melalui Pelatihan
Selesaikan Uji Kinerja 168 Jam, Revamping Ammonia Pabrik-2 Pupuk Kaltim Siap Beroperasi
Revamping Ammonia Pabrik-2 Pupuk Kaltim Siap Beroperasi
Scroll to Top