Kepala Sub Dinas Kesehatan Hewan Kabupaten Kediri Jatim, Nur Farid menjelaskan, serangan kuman brusella pada ternak sapi perah bisa menyebabkan penyakit brusellosis atau yang dalam bahasa awam dikenal sebagai penyakit keguguran.
Menurutnya, sapi perah yang terserang brusellosis ini akan mengalami keguguran pada masa kehamilan 3-6 bulan. Penyakit itu kemudian akan merusak kemampuan reproduksi ternak dan lambat laun akan menyerang orang tubuh ternak lainnya.
Sapi perah yang terserang brusellosis harus dimusnahkan karena bisa menularkan penyakit tersebut kepada manusia jika mengkonsumsi organ dalamnya.
Nur Farid mengatakan, meski kasus keguguran pada ternak sapi perah tidak selalu disebabkan oleh serang kuman brusella, namun gejala serangan brusella harus tetap diwaspadai. (der)
Sumber :Elshinta