1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Svarna Bhumi Award Bentuk Upaya Pupuk Indonesia Dorong Inovasi dan…

KKP dan Kemenaker Serap Puluhan Tenaga Kerja Kompeten di Sektor KP

Jakarta, Agrina-online.com. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) sepakat bekerja sama menciptakan lapangan kerja dan menyerap banyak tenaga kerja melalui pelaksanaan program ekonomi biru. Mulai dari  peningkatan skill hingga pelatihan sumber daya manusia (SDM) akan dilakukan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, program ekonomi biru yang dimiliki KKP saat ini sangat berpeluang menciptakan tenaga kerja yang begitu banyak. Misalnya, pada kegiatan budidaya udang di Waingapu yang akan segera dilakukan. Kemudian, program revitealisasi tambak untuk budidaya nila salin di Pantai Utara (Pantura) Jawa juga akan menciptakan lapangan kerja hingga puluhan ribu.

“Kami akan merevisi aturan MoU dengan Kementerian Ketenagakerjaan yang sudah ada sejak 2022 karena nomenklaturnya sudah berubah,” kata Menteri Trenggono, Jumat (13/3/2025).

Selain menciptkan lapangan kerja dan menyerap tenaga kerja melalui program budidaya, Trenggono juga menyebutkan, Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kemnaker mencakup pelatihan tematik dan peningkatan skill dengan memanfaatkan balai vokasi yang dimiliki KKP dan Kementerian Tenaga Kerja.

Kemudian, kerja sama juga dilakukan terhadap perlindungan keselamatan para ABK (anak buah kapal) yang bekerja di perkapalan. Nantinya mereka akan mendapatkan sertifikat terlebih dahulu untuk memudahkan Kemenaker mengawasi dan mengontrol para ABK tersebut.

“Kami akan melakukan pertukaran indormasi secara berkelanjutan untuk benar benar bisa menciptkan, melindungi dan menyerap tenaga kerja guna mengurangi pengangguran dan mewujdukan pertumbuhan ekonomi,” tukasnya.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli mengapresiasi roadmap sektor kelautan dan perikanan yang dimiliki KKP dalam program ekonomi biru.

“Tadi saya lihat paparan budidaya yang akan menyerap tenaga kerja sampai 40 ribu sekian orang, kemudian peluang pengembangan produk-produk strategis yang menjadi komponen utama dalam menciptkan daya saing Indonesia,” pungkasnya.

 

Windi Listianingsih

Tag:

Bagikan:

Trending

Sinergi Antar BPDP, Ditjenbun dan DGL, Pelatihan SDM Perkebunan 2026 Resmi Ditutup
Sinergi BPDP, Ditjenbun dan DGL Menutup Rangkaian Pelatihan SDM Perkebunan 2026
Selesaikan Uji Kinerja 168 Jam, Revamping Ammonia Pabrik-2 Pupuk Kaltim Siap Beroperasi
Revamping Ammonia Pabrik-2 Pupuk Kaltim Siap Beroperasi
agrina foto2
Revolusi Hemat Energi Budidaya Ikan Nila Desa Sitirejo Malang
Svarna Bhumi Award Bentuk Upaya Pupuk Indonesia Dorong Inovasi dan Regenerasi Pertanian 
Svarna Bhumi Award Bentuk Upaya Pupuk Indonesia Dorong Inovasi dan Regenerasi
Launch Harga Sawit20260801
APKASINDO Luncurkan Hargasawitindonesia.id, Dorong Transparansi Harga Sawit
Scroll to Top