Tangerang, Agrina-online.com – PT Debindo Global Expo resmi membuka gelaran Nusantara Livestock and Poultry Expo (NLP) dan Indonesia Agriculture Technology Expo (Indogritech) 2026.
Pameran berskala besar yang berlangsung selama empat hari ini diharapkan menjadi momentum krusial bagi kebangkitan dan perkembangan industri pertanian serta peternakan di Indonesia.
Penyelenggaraan expo tahun ini membawa optimisme besar seiring dengan sinyal positif pemulihan ekonomi nasional.
Berdasarkan rilis data S&P Global pada 2 November 2026, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia sukses menyentuh angka 54,0 pada Oktober 2026.
Angka ini mencerminkan potensi sekaligus kebutuhan pasar yang terus tumbuh di sektor riil, termasuk industri agribisnis.
Ada yang berbeda pada pemeran NLP dan Indogritech tahun ini, pasalnya pameran tersebut menghadirkan inovasi baru Sanran Food
Pihak penyelenggara memperkenalkan Sanrah Food, sebuah area pengalaman interaktif (interactive experience area ) yang dirancang khusus untuk memperkenalkan inovasi kuliner berbasis teknologi mutakhir dan kompetisi di sektor pertanian.
Tidak hanya menampilkan mesin dan teknologi canggih, area pameran (hall) juga menghadirkan daya tarik langsung berupa lima ekor sapi berukuran besar untuk menunjukkan hasil nyata dari pengembangan sektor peternakan.
Selain itu, rangkaian acara juga dilengkapi dengan panel diskusi menghadirkan panelis dibidangnya untuk merumuskan strategi keluaran yang berdampak luas bagi Indonesia.
Rafidi Iqra Muhammad, Direktur PT Debindo Global Expo dalam berbagai acaranya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan penuh.
Pihak penyelenggara menegaskan bahwa pameran ini tidak sekadar menjadi ajang unjuk produk, melainkan sebuah platform strategi untuk membuka peluang investasi baru, jaringan bisnis, serta kemitraan yang kuat.
“Kami berharap agar ajang ini dapat terus berkembang menjadi platform industri pertanian dan peternakan yang diperhitungkan, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di tingkat regional,” ungkapnya saat membuka acara, Kamis (4/11).
Pameran ini diharapkan mampu berjalan produktif selama empat hari ke depan, membuka banyak peluang kerja sama baru, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan industri pertanian berkelanjutan dan peternakan di tanah air.
Sabrina Yuniawati







