1. Home
  2. »
  3. Headline Agrina
  4. »
  5. Petani NTB Nikmati Kemudahan Akses Pupuk Subsidi

Syngenta Raih Top Innovation Choice Award 2024

Syngenta Raih Top Innovation Choice Award 2024

Jakarta, Agrina-online.com. Syngenta Indonesia kembali membuktikan komitmen dalam menghadirkan solusi inovatif bagi sektor pertanian melalui penghargaan Top Innovation Choice Award 2024 untuk produk Incipio® 200 SC.

Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh INFOBRAND.ID bersama TRASNCO Indonesia. Acara penganugerahan diselenggarakan di Front One Akshaya Hotel Karawang, Jawa Barat, Ceo INFOBRAND.ID, Susilowati Ningsih, menyerahkan penghargaan kepada Suhendro, Marketing Head PT Syngenta Indonesia.

Susilowati mengatakan, lebih dari 50 petani muda dari komunitas GenAgri (Generasi Petani Muda untuk Negeri) hadir menyaksikan acara tersebut. Penghargaan ini merupakan hasil penilaian mendalam berdasarkan tiga parameter utama yaitu Innovation Idea Aspect (25%), Innovation Advantage Aspect (50%), dan Innovation Differentiation Aspect (25%).

“Incipio® 200 SC dengan teknologi PLINAZOLIN® terbukti menjadi pilihan konsumen, karena mampu mengendalikan hama penggerek batang padi kuning baik di fase vegetatif maupun generatif. Prestasi ini menjadi bukti nyata bagaimana inovasi dapat memberi dampak langsung bagi petani,” ungkapnya (19/9).

Suhendro, Marketing Head PT Syngenta Indonesia. menyebutkan, solusi efektif mengatasi hama penggerek batang padi kuning merupakan ancaman serius yang dapat menghancurkan hasil panen padi petani Indonesia.

Serangan hama penggerek batang padi kuning ini dapat mengakibatkan kehilangan hasil panen hingga 30% jika tidak dikendalikan secara efektif pada waktu yang tepat.

“Bahkan serangan di fase generatif dapat membuat petani kehilangan hasilnya hingga 95%. Serangan hama ini tidak hanya menurunkan produktivitas, tetapi juga dapat mengakibatkan kerugian finansial hingga jutaan rupiah per hektar,” katanya.

Menurut Suhendro, Syngenta Indonesia memperkenalkan inovasi terbaru Incipio® 200 SC pada 2024 sebagai solusi untuk mengatasi penggerek batang padi kuning. Insektisida ini menggunakan teknologi PLINAZOLIN® yang dikembangkan khusus untuk melindungi tanaman padi dari serangan penggerek batang.

“Petani dapat memaksimalkan hasil panen mereka. Produk ini hadir setelah melalui riset panjang, termasuk lebih dari 10.000 uji lapangan dan 100 uji laboratorium, hingga akhirnya ditemukan formula terbaik,” ungkapnya.

Suhendro merinci, teknologi PLINAZOLIN®, Incipio® 200 SC memiliki tiga keunggulan utama. Pertama kendali superior yaitu memiliki daya kendali superior terhadap penggerek batang padi.

Kedua kendali lebih lama yaitu memberikan perlindungan lebih lama hingga 14 – 21 hari. Ketiga, anakan sehat yaitu memberikan anakan yang lebih sehat. Hal ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan hasil panen yang lebih optimal bagi petani.

Teknologi PLINAZOLIN® memiliki cara kerja yang istimewa dan berbeda. Bahan aktif bekerja dengan cara mengganggu sistem saraf serangga sebagai modulator alosterik pada saluran GABA-gated klorida. Akibatnya, hama pada stadia larva akan mengalami kelumpuhan, tidak bisa makan, dan akhirnya mati. Keunggulan lainnya terletak pada formulasi produk.

Setelah larutan menempel pada permukaan daun menguap, maka akan membentuk kristal yang mampu menempel dengan kuat pada permukaan daun, tidak mudah hilang ketika terkena hujan, serta tetap efektif meski terpapar sinar matahari.

Berdasarkan berbagai pengujian yang telah dilakukan lanjut Suhendro, para petani mengaplikasikan Incipio® 200 SC terbukti bisa mendapatkan hasil lebih baik, dengan peningkatan 5-8 anakan setiap rumpunnya, dibandingkan dengan produk jenis lainnya.

Petani yang tidak menggunakan teknologi ini, mereka berisiko kehilangan hasil panen hingga 1,7 ton/ha, bila dikonversikan rupiah setara dengan kerugian sebesar Rp7,6 juta.

“Semua keunggulan tersebut, dalam waktu kurang dari setahun Incipio® telah memimpin pasar insektisida tanaman padi di Indonesia. Ini adalah hasil kerja keras tim Syngenta, distributor dan retailer mitra Syngenta dan tentunya kepercayaan para petani,” ungkapnya.

Suhendro mengatakan, “Kepercayaan ini menjadi motivasi kami untuk terus berinovasi demi kemajuan pertanian Indonesia. Kerja keras ini tidak akan berhenti sampai disini, namun akan tetap kami tingkatkan dengan lebih kreatif dan innovatif. Terima kasih untuk semuanya.”

Incipio® 200 SC merupakan implementasi dari visi Petani MAJU (Maximise profitability, Accelerate innovation, Joint effort in sustainability, United one team) Syngenta Indonesia.

Visi ini berfokus pada peningkatan produktivitas dan profitabilitas petani, pengembangan inovasi, kolaborasi untuk pertanian berkelanjutan, dan penguatan tim internal.

Penghargaan ini semakin memotivasi Syngenta Indonesia untuk terus berinovasi menghadirkan teknologi perlindungan tanaman yang lebih baik, memberikan manfaat nyata bagi petani, dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Sabrina Yuniawati

 

Tag:

Bagikan:

Trending

PTPN IV PalmCo Siap Jadi Lokasi Implementasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania
PTPN IV PalmCo Siap Jadi Lokasi Implementasi Serangga Penyerbuk Tanzania
Serangga Penyerbuk Dilepas, Harapan Baru Masa Depan Sawit Indonesia
Serangga Penyerbuk Dilepas, Harapan Baru Masa Depan Sawit Indonesia
Kementan Fasilitasi Komitmen Pelaku Usaha Jaga Harga Kedelai
Kementan Fasilitasi Komitmen Pelaku Usaha Jaga Harga Kedelai
KKP Hentikan Sementara Operasional UPI Denpasar
KKP Hentikan Operasional UPI Denpasar
3 Jurus Mentan Amran Benahi Gula Nasional
3 Jurus Mentan Amran Benahi Gula Nasional
Scroll to Top