1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Dirut BULOG Beserta Ketua Komisi IV dan Kasad Dianugerahi sebagai…

Swasta dan BUMN Investasi Sapi Perah Terintegrasi Di Jabar

Kementan Gandeng Swasta dan BUMN Dorong Investasi Sapi Perah

Jakarta, Agrina-online.com.  Memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi susu dalam negeri kembali mendapat dukungan konkret. PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) dan PT Farm Fresh Nusantara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama Bersyarat untuk pengembangan peternakan sapi perah terintegrasi di atas lahan seluas 237 ha di Cisaruni, Garut, Jawa Barat.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, mengatakan bahwa subsektor peternakan, khususnya sapi perah, memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan gizi nasional dan memperkuat rantai pasok pangan asal hewan.

“Kerja sama seperti ini sangat penting untuk mendukung program makan bergizi gratis, penciptaan lapangan kerja, dan industrialisasi peternakan,” ujarnya.

Penandatanganan ini difasilitasi oleh Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), sebagai bagian dari strategi nasional untuk mempercepat peningkatan populasi sapi perah dan ketersediaan susu segar.

Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas menyebutkan, kolaborasi ini sebagai momentum penting dalam membangun kawasan peternakan terintegrasi berbasis aset negara.

“Kami sangat mengapresiasi peran Kementan, khususnya Ditjen PKH, yang mendorong kolaborasi ini. Ini sejalan dengan misi kami sebagai agen pembangunan untuk mendukung program pemerintah dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan susu berkualitas,” ujarnya.

Teddy menambahkan, pengembangan lahan di Cisaruni tidak hanya menguntungkan secara bisnis, tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi masyarakat sekitar. “Kami akan mengawal penuh agar kerja sama ini berjalan baik dan memberikan dampak nyata,” katanya.

Sisi investor, Direktur PT Farm Fresh Nusantara, Ilyas Pratama Putra, mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan populasi sapi perah sebanyak 3.000 ekor pada tahun ini sebagai bagian dari komitmen investasi jangka panjang di Indonesia.

“Kami merasa berjodoh dengan PTPN I dalam misi memperkuat ketahanan pangan. Komitmen kami jelas: melakukan investasi nyata di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan dasar akan susu. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, termasuk Ditjen PKH yang memfasilitasi aspek lahan,” ujarnya.

Ilyas berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat ganda, baik dari sisi ekonomi maupun sosial. “Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik untuk membangun industri susu yang berkelanjutan,” katanya.

Kementerian Pertanian berharap kerja sama seperti ini dapat diperluas di berbagai wilayah potensial lainnya sebagai upaya membangun ekosistem sapi perah nasional yang mandiri dan berdaya saing.

Sabrina Yuniawati

Tag:

Bagikan:

Trending

panen fest 2026
Menanti Kedelai dari Tangan TNI
Panen Fest 2026, Diharapkan Produksi Sektor Pertanian Terus Meningkat
Panen Fest 2026, Diharapkan Produksi Sektor Pertanian Terus Meningkat
Dirut BULOG Beserta Ketua Komisi IV dan Kasad Dianugerahi sebagai Insan Inspiratif Pangan
Dirut BULOG Beserta Ketua Komisi IV dan Kasad Dianugerahi sebagai Insan Inspiratif Pangan
RUTA Crop Care Indonesia
Optimistis Bisnis Pestisida 2026 Naik, Asosiasi Crop Care Indonesia Siap Dukung Swasembada Pangan
Petrokimia Gresik menandatangani kerja sama produksi pupuk Petroganik 2026 bersama mitra sebagai upaya mendukung kelancaran penyaluran pupuk organik bersubsidi tahun 2026
Penuhi Alokasi Pupuk Organik Bersubidi, Petrokimia Gresik Kerja Sama dengan 78 Mitra Produksi
Scroll to Top