1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Hadapi Gejolak Global, Petrokimia Gresik Perkuat Strategis

Protein Hewani Tingkatkan Gizi dan Prestasi Anak Negeri

Festival ayam telur

Jakarta, Agrina-online.com.  Festival Ayam Telur dan Susu (FATS ) 2025 kembali digelar, kali ini diselenggarakan di Halaman Hijau Mesjid Al Azhar ,Jakarta Selatan pada hari Sabtu dan Minggu 19-20 Juli 2025, bekerja sama dengan Universitas Al Azhar Indonesia.

Festival ini didukung oleh asossiasi bidang Peternakan dan Kesehatan hewan, Kementrian Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian DKI, Kantor Walikota Jakarta Selatan, Forum Majalah Peternakan , diprakarsai oleh penyelenggara Pameran Peternakan ILDEX Indonesia 2025.

Rudi Sarasono, Direktur Utama PT Permata Kreasi Media, Penyelenggara Pameran ILDEX Indonesia menjelaskan, Menjelang Penyelenggaraan Pameran ILDEX Indonesia, selalu mengadakan Festival Ayam dan Telur sejak tahun 2011.

Bekerjasama dengan stakeholder perunggasan termasuk Pemerintah , Asosiasi, Universitas dan Media. Dalam dua penyelenggaraan terakhir kami juga menambahkan Susu dalam Festival ini, sesuai dengan prioritas Pemerintah untuk menurunkan Tingkat stunting dan Implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Berharap Produk Ayam, Telur dan Susu sebagai sumber protein hewani dapat menjadi menu gizi utama dalam Program MBG, dan kami mengajak bersama sama kita sukseskan program MBG yang akan berdampak pada kualitas SDM Indonesia di masa depan,” jelasnya dalam kata sambutan.

Sementara itu, Rektor Universitas Al Azhar Indonesia, Prof DR. Ir Asep Saefudin, MSc menyampaikan, Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) merasa terhormat menjadi mitra dalam Festival ini.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UAI dalam meningkatkan literasi Gizi di Masyarakat dan memperkuat peran Pendidikan tinngi dalam membangun generasi sehat dan cerdas.

Tidak hanya itu, tema yang diusung sangat relevan dalam upaya bersama menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Hal ini juga melibatkan mahasiswa dalam merespons isu strategis bangsa, termasuk melalui pengembangan menu dan edukasi gizi dalam mendukung program MBG.

“Kami berharap kolaborasi ini mempu meningkatkan kesadaran pentingnya konsumsi protein hewani dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perbaikan gizi dan kualitas SDM Indonesia,” katanya.

Festival Ayam dan Telur pertama kali diadakan pada tanggal 15 Oktober 2011 di Parkir Timur Senayan, Menteri Pertanian saat itu Dr Ir Suswono hadir dan mencanangkannya sebagai Hari Ayam dan Telur Nasional.

Festival ini lahir dari bentuk kepedulian seluruh pemangku kepentingan dibidang Peternakan dan Kesehatan Hewan dalam mengedukasi Masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya konsumsi protein hewani untuk Kesehatan yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kecerdasan anak bangsa.

Secara terus menerus edukasi kepada masyarakat perlu dilakukan karena meskipun telah mengalami perbaikan, sampai saat ini Indonesia masih mengalami masalah gizi.

Hal tersebut tergambar dari cukup tingginya prevalensi stunting (tinggi badan pendek dibanding usianya akibat kekurangan gizi kronik), wasting (berat badan rendah dibanding tinggi badannya) dan anemia pada ibu hamil, di lain pihak semakin meningkatnya obesitas pada orang dewasa.

Berdasarkan data Survey Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) 2022, prevalensi stunting Indonesia adalah 21.6%, menurun dibanding tahun 2013 yang mencapai 37.6%.

Angka tersebut masih lebih tinggi jika dibandingkan dengan ambang batas yang ditetapkan WHO yaitu 20%. Sedangkan prevalensi Wasting pada Balita adalah 7.4%, lebih baik dibanding tahun 2013 (12.1%).

Oleh karena itu pemenuhan gizi yang baik, seimbang dan cukup sangat diperlukan terutama pada anak anak yang masih dalam masa tumbuh dan berkembang.

Protein hewani memiliki berbagai fungsi penting bagi tubuh, diantaranya adalah membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, mendukung pertumbuhan dan perkembangan serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Protein hewani memiliki asam amino esensial yang tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh manusia. Sumber protein hewani dapat diperoleh dari daging ayam, telur, daging sapi susu dan ikan.

Daging ayam dan telur merupakan sumber protein hewani yang mudah diperoleh dan terjangkau di Indonesia, produksinya sudah swa sembada mencukupi kebutuhan dalam negeri bahkan masih memiliki potensi tinggi untuk ditingkatkan.

Meskipun dunia perunggasan nasional terus bertumbuh, konsumsi per kapita daging ayam dan telur Indonesia masih relative rendah dibanding negara-negara yang lebih maju lainnya. Untuk susu sapi, Indonesia masih harus mengimportnya oleh karena itu pemerintah saat ini gencar melakukan percepatan peningkatan populasi sapi perah dan produktivitasnya.

Kegiatan Festival Ayam Telur dan Susu ini sangat relevan dan sejalan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu Langkah strategis Indonesia dalam mewujudkan visi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Dalam pelaksanaannya MBG bertujuan untuk mengatasi permasalahan gizi buruk dan stunting Indonesia, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak-anak, kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui sebagai penerima manfaat.

Program ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan harian Masyarakat terutama di kalangan anak-anak, remaja, Ibu Hamil dan menyusui tercukupi dengan standar Angka Kecukupan Gizi (AKG). Untuk itu daging ayam, telur dan susu dapat menjadi menu utama sumber protein untuk kegiatan MBG ini.

Acara Festival ini diselenggarakan selama dua hari dengan serangkaian acara seperti TalkShow, Seminar, Kreasi Mahasiswa untuk menu makanan MBG, Bazaar, Hiburan dan Olah Raga Bersama. Lomba Poster yang bertema Gizi & Kecerdasan untuk siswa SLTA yang diadakan sebelumnya.

Hadir dalam acara Festival ini Kepala Kantor Komunikasi Presiden, Rektor Universitas Al Azhar, Dirjen Peternakan & Kesehatan Hewan – Kementrian Pertanian, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan KADIN, Walikota Jakarta Selatan.

Lalu Staf Ahli Badan Pangan Nasional, Ketua Umum Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia, Ketua & Pengurus Asosiasi Terkait, pelaku usaha Peternakan, Mahasiswa, Penggerak PKK DKI serta Masyarakat Umum.

Talkshow pada hari pertama bertema “Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Rantai Pasok Bahan Pangan”, dengan naras umber I Made Dewa Agung K.N (Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional), I Ketut Wirata (Direktur Kesmavet, Kementrian Pertanian) dan Cecep Muhammad Wahyudin Wakil (Ketua Umum Bidang Peternakan , KADIN).

Pada hari kedua digelar Talkshow dengan tema “Protein Hewani sebagai Sumber Gizi Anak Bangsa” menampilkan nara sumber Rizal M. Damanik (Guru Besar IPB University), Audy Joinaldy (Ketua Umum Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia), serta Hasudungan A. Sidabalok (Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian DKI).

 

Sabrina Yuniawati

Tag:

Bagikan:

Trending

Sinergi HASI & HIPKASI Kembali Menggelar Diskusi Tentang Produktivitas Sawit
Sinergi HASI & HIPKASI Kembali Menggelar Diskusi Tentang Produktivitas Sawit
Menakar Mutu dalam Selembar Label
Menakar Mutu Dalam Selembar Label
WhatsApp Image 2026-03-10 at 10.08
Hadapi Gejolak Global, Petrokimia Gresik Perkuat Strategis
Buku Panduan Budi Daya Ayam Petelur Cage-Free Skala Komersial Pertama Diterbitkan
Buku Panduan Budi Daya Ayam Petelur Cage-Free Skala Komersial
BULOG Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idulfitri
BULOG Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Seribu
Scroll to Top