1. Home
  2. »
  3. Agrina Cetak
  4. »
  5. Erwin Suwendi, Ingin Selalu Ditantang

Penguatan SDM Industri Sawit, Astra Agro Lestari Kolaborasi dengan Universitas Brawijaya

Penguatan SDM Industri Sawit, Astra Agro Lestari Kolaborasi dengan Universitas Brawijaya

Jakarta, Agrina-online.com.  PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) berpartisipasi aktif memberikan masukan penyusunan kurikulum pendidikan tinggi di sektor pertanian, terutama perkebunan kelapa sawit.

Hal tersebut juga merupakan dalam rangka memajukan sektor perkebunan yang menjadi salah satu penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia.

Kolaborasi itu, menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Restrukturisasi Kurikulum PS S2 Entomologi Pertanian dan PS Patologi Tumbuhan 2026” di kampus Universitas Brawijaya, Malang, (29/4).

Ketua Program Studi Entomologi Universitas Brawijaya Akhmad Rizali, Ph.D menilai penyesuaian kurikulum penting untuk menjawab kebutuhan industri.

Ia mengatakan, masukan dari pelaku usaha diperlukan agar lulusan memiliki kompetensi yang relevan. “Perubahan kurikulum perlu menyesuaikan dengan kebutuhan industri,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan dunia usaha juga membuka peluang penguatan riset aplikatif sekaligus meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja.

Sebagai informasi, berdasarkan data Kementerian Pertanian jumlah tenaga kerja yang terserap pada industri sawit mengalami peningkatan yakni dari 12,5 juta orang pada tahun 2015 menjadi sekitar 16,5 juta orang pada tahun 2024.

Dari 16,5 juta tenaga kerja yang terserap pada perkebunan kelapa sawit Indonesia tersebut, sebanyak 9,7 juta orang merupakan tenaga kerja langsung.

Angka tersebut terdiri dari 5,2 juta orang tenaga kerja perkebunan kelapa sawit rakyat dan 4,5 juta karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit negara-swasta.

Direktur Astra Agro Lestari, Bandung Sahari, menilai sinergi antara dunia usaha dan akademik menjadi kunci dalam menciptakan lulusan yang siap menghadapi tantangan di sektor perkebunan kelapa sawit yang menyerap banyak tenaga kerja di Indonesia.

“Kolaborasi antara pelaku usaha dan universitas sangat penting, terutama dalam menghasilkan penelitian yang aplikatif, seperti pengendalian hama dan penyakit tanaman di perkebunan kelapa sawit,” katanya.

Bandung menilai pemahaman agroekologi menjadi sangat krusial dalam pengelolaan perkebunan sawit yang memiliki skala luas dan kompleksitas lanskap. Kurikulum pendidikan perlu dirancang agar mampu menjawab tantangan tersebut.

Selain penguatan aspek teknis, Astra Agro Lestari juga mendorong peningkatan soft skill mahasiswa sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem saintis yang kompetitif di tingkat global.

“Kita perlu bersama-sama membangun ekosistem saintis yang mampu bersaing di tingkat global,” tegasnya.

Ia menambahkan, perusahaan terbuka untuk berbagi pengetahuan serta menjalin kolaborasi riset dengan perguruan tinggi, termasuk mendukung proses pembelajaran mahasiswa agar lebih dekat dengan kondisi riil di lapangan.

Partisipasi PT Astra Agro Lestari Tbk, dalam FGD ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor perkebunan nasional.

 

Sabrina Yuniawati

Tag:

Bagikan:

Trending

indolivestock award
Bukan Sekadar Award, Indo Livestock Cari Tokoh Pangan Menginspirasi Negeri
debindo
INDOGRITECH Expo 2026 Diluncurkan, Menguatkan Kolaborasi Menuju Kemandirian Pangan
Konsisten Jalankan Keberlanjutan, Astra Agro Raih Penghargaan Transparansi dan Emisi
Konsisten Jalankan Keberlanjutan, Astra Agro Raih Penghargaan Transparansi dan Emisi
Brondolan sawit AAL dok AAL
Pengendalian Biaya Menopang Pertumbuhan Astra Agro Kuartal I 2026
Penguatan SDM Industri Sawit, Astra Agro Lestari Kolaborasi dengan Universitas Brawijaya
Penguatan SDM Industri Sawit, Astra Agro Lestari Kolaborasi dengan Universitas Brawijaya
Scroll to Top