1. Home
  2. »
  3. Tanaman Hias
  4. »
  5. Mengenal Aglaonema Alanaqu, Silangan Terbaru yang Diperkenalkan ke Publik

Pemeran Agrinex 2025, Ajang Peluang Ekspor Produk Pertanian

AGRINEX 2025

Jakarta, Agrina-online.com.  Pameran Agrinex sempat vakum selama lima tahun, namun kini hadir kembali di Jiexpo Kemayoran, acara diselenggarakan selama empat hari (6-8 November 2025).

Agrinex 2025 mengusung tema “Agrinex Expo 2025: Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional Lewat Inovasi Agribisnis”. Pameran agibisnis terpadu ini sebagai menghubungkan para pelaku industri dari hulu hingga hilir.

Ajang ini merupakan wadah pertemuan pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat. Agrinex 2025 merupakan peluang strategis bagi para pelaku usaha agribisnis untuk menampilkan inovasi dan teknologi di bidang pertanian.

CEO Dare Indonesia, Rifda Ammarina mengatakan, menjaga ketahanan pangan dimulai dari lingkungan keluarga. Pekarangan dapat optimalkan untuk menanam komoditas yang biasa digunakan setiap hari.

“Event ini juga ada stand Polri yang membahas tentang ketahanan pangan mandiri,” jelasnya saat memberikan sambutan, Kamis (06/11).

Rifda mengatakan bahwa masyarakat Indonesia harus lebih mencintai produk dalam negeri. Pasalnya serbuan produk impor akan menjatuhkan harga komoditas dalam negeri. Sehingga perlu adanya dorongan untuk lebih memilih produk nasional.

“Godaan terbesar ada pada harga komoditas, masyarakat lebih memilih harga yang murah tapi produk impor. Impor lebih murah harus diimbangi dengan cara rasa memiliki produk bangsa, gemari produk lokal perlu terus digalakkan,” cetusnya.

Sedangkan sisi ekspor, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Ekspor, Juan Permata Ado mengatakan, Kadin terus mendukung untuk meningkatkan ekspor.

Petani atau pengusaha yang ingin melakukan ekspor akan diberikan pelatihan dan edukasi dalam ekspor yang sesuai standar internasional. Kegiatan ini juga kerja sama dengan Kemendag dan Direktorat Peningkatan Ekspor.

“Pelatihan ini urgent. Ekspor ini tidaklah mudah karena harus berpengalaman. Kadin mencoba memberikan ruang kepada teman-teman untuk berbagi pengalaman agar pelaku usaha lain yang inigin ekspor mendapatkan pelajaran,” terangnya.

Lanjut Juan, pelaku usaha juga harus sering mengikuti lima kali pameran agar produknya dapat dikenal masyarakat.

“Mengikuti ajang pameran ini sangat wajib, agar tidak dianggap produknya on off. Mengikuti event secara berturut-turut masyarakat mengetahui produk tersebut. Urusan volume dan harga itu urusan kedua yang penting tampil,” ungkapnya.

 

Sabrina Yuniawati

 

 

 

 

Tag:

Bagikan:

Trending

indolivestock award
Bukan Sekadar Award, Indo Livestock Cari Tokoh Pangan Menginspirasi Negeri
debindo
INDOGRITECH Expo 2026 Diluncurkan, Menguatkan Kolaborasi Menuju Kemandirian Pangan
Brondolan sawit AAL dok AAL
Pengendalian Biaya Menopang Pertumbuhan Astra Agro Kuartal I 2026
WhatsApp Image 2026-04-22 at 7.49
Hasil Samping Ikan Disulap Jadi Minuman Kolagen, Dukung Ekonomi Perempuan dan Lingkungan
WhatsApp Image 2026-04-23 at 3.51
Bayu Krisnamurti : Ingatkan Perkuat Sistem Pangan Sayuran Nasional
Scroll to Top