Jakarta, Agrina-online.com. Kolaborasi Universitas Al Azhar Indonesia dan Yayasan Pesantren Islam Al Azhar, KBI (Komunitas BEPers Indonesia) menyelenggarakan event Latihan Bersama Gabungan Bioenergypower (Latbergab BEP), pada Minggu 20 Juli 2025 di Lapangan Masjid Agung Al Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Ir. Cecep M. Fathoni, MBA, Ketua KBI Jakarta Selatan menyampaikan, kegiatan rutin Olah Napas dan Olah Gerak BEP di lingkungan Universitas Al Azhar Indonesia dan Yayasan Pesantren Islam Al Azhar dapat menjadi pusat pengembangan dan penyebarluasan BEP di Jakarta Selatan.
Kegiatan ini bahkan dapat berkembang ke seluruh Yayasan Al Azhar di penjuru tanah air. Sehingga aktivitas BEP yang telah mendapat dukungan dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pemuda dan Olahraga bisa berkontribusi dalam pembangunan, khususnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat dan bugar.
“Latbergab BEP merupakan acara rutin dari para BEPers (sebutan bagi pegiat BEP) di seluruh Indonesia yang bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” jelasnya.
Latbergab BEP merupakan bagian dari rangkaian Festival Ayam, Telur dan Susu 2025 yang berlangsung pada tanggal 19-20 Juli 2025.
Sinergi antar dua kegiatan ini menjadi momentum yang sangat tepat dalam menyuarakan pentingnya gizi seimbang dan latihan Olah Napas dan Olah Gerak BIOENERGYPOWER (ON OG BEP) dalam membangun masyarakat sehat dan bugar.
KBI yang dibentuk pada tahun 2017 ini merupakan olahraga masyarakat yang terdaftar sebagai anggota resmi Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI). Sebuah lembaga yang setara dengan KONI atau Komite Olahraga Nasional Indonesia. Di daerah, para BEPers membentuk rumah sehat sebagai wadah tempat berlatih ON OG BEP.
Saat ini telah ada 17 KBI provinsi di seluruh Indonesia yang menaungi puluhan KBI kota/kabupaten, ratusan rumah sehat dan ribuan BEPers untuk mencapai misi KBI yaitu Merajut Ulang Kesehatan Bangsa (MUKB).
BIOENERGYPOWER adalah perpaduan olah napas dan olah gerak yang dirancang menurut kaidah sains untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kemampuan tubuh dalam menyembuhkan diri sendiri atau self healing.
Berdasarkan testimoni para pegiatnya, latihan BEP yang teratur dan berkelanjutan, mampu membuat tubuh menjadi lebih sehat, bugar dan dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
Gerakan BEP yang sederhana dan mudah dapat dilakukan oleh siapa saja, tanpa membutuhkan tempat dan alat khusus. Dalam latihan BEP hanya ada 3 gerakan yang dapat dilakukan dengan cara duduk, berdiri dan bersila.
Dengan kemudahan dan adanya dampak positif yang dirasakan oleh para BEPers tersebut, menjadikan BEP memiliki tagline “Sehat Tanpa Alat dan Tanpa Obat”.
Hadir pada acara Latbergab BEP ini sekitar 650 orang peserta dari wilayah Jabodetabek dan Banten, termasuk para calon BEPers dari Al Azhar Kebayoran Baru. Peserta terdiri dari berbagai elemen masyarakat mulai dari akademisi, mahasiswa, pemuda hingga komunitas umum.
Sebelumnya, pada tanggal 4 Juli telah dilakukan kegiatan pengenalan ON OG BEP kepada pimpinan, pengajar, pegawai dan mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia. Pengenalan BEP dilanjutkan pada 11 Juli 2025 kepada pimpinan, staf dan karyawan Yayasan Pesantren Islam Al Azhar.
Melalui latihan BEP yang sederhana namun penuh energi, masyarakat diajak untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran sebagai gaya hidup. Hal ini akan dapat menunjang progran pemerintah, yaitu Indonesia Bugar 2045.
Sabrina Yuniawati







