1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Majes Luncurkan Daily Functional Diet, Hewan Peliharaan Tropikal

Amran Klaim Stok Pangan Indonesia Terkuat Dalam 20 Tahun

Makassar, Agrina-online.com.  Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Indonesia berada dalam kondisi terbaik dalam hal ketahanan pangan selama dua dekade terakhir. Hal ini dikarenakan dukungan Presiden Prabowo Subianto terhadap sektor pertanian terbukti membawa hasil nyata.

Sarana produksi, hilirisasi, hingga pengendalian harga terus didorong pemerintah demi memastikan kesejahteraan petani dan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

”Sekarang ini petani bahagia, produksi meningkat, ketahanan pangan kita kuat, stok kita tertinggi selama 20 tahun, produksi kita tertinggi selama 7 tahun, dan itu kata BPS, kata BULOG,” katanya usai menghadiri acara wisuda Universitas Hasanuddin, Kamis (10/4/2025).

Mentan Amran juga menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian luar biasa di sektor pertanian selama periode kepimpinan Presiden Prabowo. Ia mengungkapkan bahwa Indonesia mencatatkan peningkatan produksi pertanian dengan lonjakan sebesar 62%.

“Alhamdulillah, setelah 160 hari mendampingi Bapak Presiden, kita mencatat capaian pertanian tertinggi selama Indonesia merdeka. Produksi naik hingga 62%. Ini bukan kata saya, ini kata Badan Pusat Statistik (BPS),” ujar Mentan Amran.

Mentan mengungkapkan bahwa di saat sejumlah negara seperti Malaysia, Jepang, dan Filipina tengah menghadapi krisis beras, Indonesia justru mampu menjaga stabilitas pangan nasional.

“Kita patut bersyukur. Dengan jumlah penduduk 282 juta, bayangkan dampaknya jika terjadi kelangkaan pangan. Bisa timbul konflik sosial, bahkan mengancam stabilitas negara,” tegasnya.

Mengutip data BPS mencatat produksi padi nasional pada Februari 2025 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data BPS, luas panen padi pada Februari 2025 mencapai 0,76 juta hektare, atau naik 0,29 juta ha (63,53%) dibandingkan Februari 2024 yang hanya sebesar 0,46 juta ha.

Produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG) pada Februari 2025 diperkirakan sebesar 3,88 juta ton GKG. Angka ini naik 1,47 juta ton GKG (60,86%) dibandingkan Februari 2024 yang sebesar 2,41 juta ton GKG.

BPS juga memperkirakan potensi luas panen pada Maret–Mei 2025 mencapai 4,30 juta ha. Angka tersebut meningkat 0,23 juta ha dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sabrina Yuniawati

Tag:

Bagikan:

Trending

Launch Harga Sawit20260801
APKASINDO Luncurkan Hargasawitindonesia.id, Dorong Transparansi Harga Sawit
WhatsApp Image 2026-07-31 at 10.44
Tanah Pertanian Kian Sakit, Bioteknologi Pulihkan Kesuburannya
AOL2907-Mahindra Traktor
Mahindra Bidik Petani Skala Kecil Lewat Traktor Kompak
Kemenperin Dorong Hilirisasi dan Investasi Sektor Industri Nasional
Kemenperin Dorong Hilirisasi dan Investasi Sektor Industri Nasional
AOL2907-Perbenihan
Benih Bermutu Jadi Kunci Daya Saing Pangan
Scroll to Top