1. Home
  2. »
  3. Agrina Update
  4. »
  5. Syngenta Indonesia Luncurkan Buku Panduan Budidaya Padi dan Drone Learning…

JAPFA Perkuat Hilirisasi dan Ketahanan Pangan dengan Ekspor Olagud ke Singapura

Jakarta, Agrina-online.com. Unit bisnis hilir JAPFA, PT Japfa Food Indonesia (JAPFA Food) kembali mengekspor produk Olagud Ready to Eat (RTE) ke Singapura. Pengiriman ini merupakan bagian dari agenda ekspor rutin produk perunggasan olahan yang diproduksi di dalam negeri. Kali ini ekspor dilepas oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan daya saing produk perunggasan nasional di pasar global.

Keberlanjutan ekspor produk perunggasan ini juga mencerminkan ketahanan sektor perunggasan nasional. Saat ini Indonesia mampu mencukupi kebutuhan produk perunggasan dalam negeri secara mandiri. Bahkan, kapasitas produksi yang terjaga dan sistem pengendalian mutu yang ketat memungkinkan Indonesia memperluas pasar ekspor untuk memasok kebutuhan regional, sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dalam acara pelepasan ekspor di kantor Kementan, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional itu menegaskan, Indonesia telah mencapai swasembada ayam dan memiliki kapasitas produksi yang kuat. Ia juga menekankan bahwa keberhasilan ekspor menjadi bukti Indonesia tidak bergantung pada impor ayam.

“Kita ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia sudah kuat. Produksi ayam kita lebih dari cukup. Kita tidak perlu mendatangkan ayam dari luar, termasuk dari Amerika Serikat. Kita sudah melimpah,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda mengatakan, peningkatan ekspor didukung penguatan sistem kesehatan hewan dan sertifikasi internasional. “Setiap produk yang diekspor telah melalui proses sertifikasi veteriner dan pengawasan ketat sesuai persyaratan negara tujuan. Kami memastikan aspek traceability, biosekuriti, dan keamanan pangan terpenuhi agar ekspor berkelanjutan,” kata Agung.

Rachmat Indrajaya, Direktur Corporate Affairs JAPFA menyampaikan, kegiatan ekspor ini merupakan keberlanjutan dari pengiriman sebelumnya, sekaligus langkah strategis perusahaan dalam memperluas penetrasi pasar internasional untuk produk hilir bernilai tambah. “Melalui penguatan lini bisnis hilir, JAPFA secara konsisten mengembangkan portofolio produk siap konsumsi yang kompetitif dan relevan dengan kebutuhan konsumen global,” tegasnya.

Melalui sinergi dalam aspek produksi, pengawasan, dan sertifikasi, produk olahan berbasis bahan baku dalam negeri dapat terus diperkenalkan ke berbagai negara tujuan, sejalan dengan upaya bersama untuk memajukan industri pangan Indonesia di tingkat internasional.

Rachmat Indrajaya menjelaskan, produk OLAGUD RTE merupakan fillet dada ayam siap makan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan kudapan sehat tinggi protein bagi konsumen. Produk ini diproduksi melalui sistem yang tersertifikasi sesuai standar keamanan pangan dan persyaratan kesehatan hewan yang ditetapkan oleh regulasi negara tujuan ekspor.

Hadir dalam banyak varian rasa untuk dada ayam dan sosis, yaitu Himalayan Pink Salt, Herbs, Miso Shoyu, Peri-Peri, Smokey, Hainanese, Honey Chicken Sausage, dan Smokey Chicken Sausage. “Produk ini dikembangkan berdasarkan riset preferensi konsumen Singapura. Inovasi rasa, konsistensi kualitas, serta pengendalian mutu menjadi fokus utama JAPFA dalam membangun kepercayaan pasar internasional,” tandasnya.

 

Windi Listianingsih

Tag:

Bagikan:

Trending

FARM 2026
FARM 2026 Satukan Industri Bahas Masa Depan Udang Indonesia
ticeb 2026
Menjaga Pasokan Sawit Tanpa Mengorbankan Keberlanjutan
IMG-20261001-WA0026
Api Tak Kenal Batas Konsesi, GAPKI dan APHI Angkat Fakta dari Lapangan
IMG-20261001-WA0025
Karhutla Terjadi Lagi, Ini Aspek yang Perlu Dibenahi
pameran China
Expo Pertanian China-Indonesia Bidik Teknologi, Investasi, hingga Akses Pasar
Scroll to Top