1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Hadapi Gejolak Global, Petrokimia Gresik Perkuat Strategis

Pecah Telur! 2.280 Ton Beras Nusantara Terbang ke Saudi Arabia

Jakarta, Agrina-online.com. Untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jamaah haji Indonesia tahun 2026, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memfasilitasi ekspor perdana beras Nusantara sebanyak 2.280 ton ke Arab Saudi. Langkah bersejarah ini merupakan  bagian dari penguatan ekosistem logistik haji berbasis produk pangan nasional.

Perum BULOG bertindak sebagai pelaksana teknis ekspor, berdasarkan hasil keputusan Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Keputusan Badan pangan Nasional (Bapanas). Volume ekspor disesuaikan dengan jumlah jamaah haji Indonesia tahun ini yang mencapai sekitar 205.420, mencakup jamaah haji reguler dan petugas.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menilai ekspor ini sebagai langkah strategis dalam memastikan ketersediaan konsumsi jamaah haji berbasis produk dalam negeri. Hal ini sekaligus sebagai sarana promosi beras Indonesia di pasar internasional.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU), Kemenhaj, Jaenal Effendi, menegaskan, ekspor perdana beras untuk jamaah haji ini merupakan terobosan penting dalam pemenuhan kebutuhan konsumsi jemaah berbasis produk nasional. “Ini menjadi pecah telur setelah bertahun-tahun penantian agar beras Indonesia dapat digunakan untuk konsumsi jamaah haji di Arab Saudi,” ujarnya ketika melepas ekspor beras di Gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Pelepasan ekspor dihadiri Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman; Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri; Anggota Komisi IV DPR RI, Abdul Kharis; Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani; Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional, Sarwo Edhy; serta jajaran direksi terkait.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani melaporkan, beras yang diekspor merupakan beras baru hasil panen dari wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah yang diproses langsung tanpa melalui stok gudang lama. Proses pengolahan dilakukan di empat fasilitas, yakni pabrik PT Padi Indonesia Maju di Serang -Banten dan Mojokerto – Jatim, serta pabrik BULOG di Karawang dan Subang – Jabar.

“Beras yang dikirim memiliki kualitas super premium dengan tingkat pecahan di bawah 5 persen dan kadar air di bawah 14 persen. Ini merupakan kualitas tertinggi yang pernah diproduksi Bulog,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian RI menyampaikan bahwa ekspor ini didukung oleh kondisi produksi dan stok nasional yang kuat. Per Maret 2026, stok beras nasional tercatat mencapai 3,7 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah pada periode yang sama.

Perwakilan Komisi IV DPR RI, Abdul Kharis mengapresiasi langkah kolaboratif lintas kementerian ini dan berharap ekspor beras Indonesia dapat berlanjut ke negara lain. “Ini bukan hanya memenuhi kebutuhan jamaah, tetapi juga membuka captive market beras Indonesia di luar negeri,” terangnya.

Pengiriman beras direncanakan melalui tiga jalur pelayaran, yakni Hyundai, Wan Hai, dan Kota Sejati dengan estimasi keberangkatan pada 7 Maret 2026 dan tujuan pelabuhan Jeddah, Saudi Arabia. Pemerintah memastikan pengiriman dilakukan dengan memperhatikan kondisi geopolitik kawasan serta aspek keamanan logistik.

Ekspor beras untuk jamaah haji ini diharapkan menjadi model integrasi layanan haji dan penguatan produk nasional, sekaligus membuka peluang ekspor komersial berkelanjutan di masa mendatang.

 

Windi Listianingsih

Tag:

Bagikan:

Trending

Sinergi HASI & HIPKASI Kembali Menggelar Diskusi Tentang Produktivitas Sawit
Sinergi HASI & HIPKASI Kembali Menggelar Diskusi Tentang Produktivitas Sawit
Menakar Mutu dalam Selembar Label
Menakar Mutu Dalam Selembar Label
WhatsApp Image 2026-03-10 at 10.08
Hadapi Gejolak Global, Petrokimia Gresik Perkuat Strategis
Buku Panduan Budi Daya Ayam Petelur Cage-Free Skala Komersial Pertama Diterbitkan
Buku Panduan Budi Daya Ayam Petelur Cage-Free Skala Komersial
BULOG Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idulfitri
BULOG Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Seribu
Scroll to Top