1. Home
  2. »
  3. Agrina Update
  4. »
  5. Bayer Indonesia Luncurkan FARMRISE, Perluas Akses Digital bagi Petani

Kinerja Astra Agro Tumbuh Solid Kuartal I/2026 Ditopang Pengendalian Biaya

Kinerja Astra Agro Tumbuh Solid Kuartal I/2026 Ditopang Pengendalian Biaya

JAKARTA, AGRINA-ONLINE.COM.  PT Astra Agro Lestari Tbk (IDX: AALI) atau Astra Agro mencatatkan kinerja yang cemerlang pada kuartal I/2026 dengan pendapatan sebesar Rp7,5 triliun dan laba bersih mencapai Rp373 miliar.

Pada sisi top line Astra Agro mencatatkan pertumbuhan sebesar 6,8% year-on-year (YoY) sedangkan bottom line naik 34,8% yoy.

Pertumbuhan kinerja Astra Agro selama kuartal I/2026 berkat peningkatan efisiensi operasional  di seluruh lini serta pengendalian biaya dan belanja Perseroan.

Hal itu tercermin pada net profit margin (NPM) Perseroan yang menjadi 5% pada kuartal I/2026 dibandingkan dengan kuartal I/2025 pada posisi 3,9%.

Direktur Astra Agro Lestari, Tingning Sukowignjo menyatakan performa positif Astra Agro pada  kuartal I/2026 adalah hasil kolaborasi serta kuatnya dukungan para pemangku kepentingan menjadi motor dalam mendorong ketahanan operasional dan finansial Perseroan.

“Pencapaian saat ini berkat dukungan berkelanjutan dari para stakeholders. Terima kasih atas kepercayaan dan dedikasi seluruh pihak yang senantiasa mendampingi perjalanan Astra Agro,” katanya dalam keterangan resmi, Selasa (27/4).

Tingning menambahkan, “Mari terus memperkuat kolaborasi ini demi mewujudkan pertumbuhan yang saling membawa manfaat ke depan.”

Selain itu, kinerja Astra Agro kuartal I/2026 ditopang oleh volume penjualan CPO & derivatif yang  naik 6,3% YoY dan penjualan Kernel & derivatif yang meningkat 9,8% YoY.

Perseroan optimistis  harga CPO akan cukup supportif sepanjang tahun dengan kondisi permintaan dan kebutuhan di  level yang relatif sama.

Kendati demikian, faktor kondisi cuaca dan usia tanaman masih menjadi komponen utama yang  akan mempengaruhi pertumbuhan produksi.

Astra Agro berupaya untuk menjaga kinerja sampai dengan akhir tahun melalui perencanaan yang matang serta alokasi biaya yang tepat sasaran tanpa mengurangi kualitas operasional.

Strategi tersebut untuk menjaga daya saing biaya produksi dan mengantisipasi volatilitas harga CPO dan kondisi geopolitik.

 

Sabrina Yuniwati

 

Tag:

Bagikan:

Trending

IMG-20261104-WA0007
GAPKI Mobilisasi Perusahaan Sawit untuk Menghadapi Karhutla
NLP Expo dan Indogritech Resmi Dibuka, Hadirkan Inovasi untuk Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia
NLP Expo dan Indogritech Resmi Dibuka, Hadirkan Inovasi Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia
DGL Bersama Dinas Perkebunan Bengkulu Utara Dorong Peningkatan Kompetensi Auditor ISPO
DGL Bersama Dinas Perkebunan Bengkulu Utara Dorong Peningkatan Kompetensi Auditor ISPO
IMG-20261102-WA0002
Sejumlah Pertanyaan Atas Temuan Pengoplosan Beras SPHP
IMG-20261102-WA0000
Ketahanan Rantai Pasok Minyak Nabati Global Jadi Sorotan SVOC ke-4 di Shanghai
Scroll to Top