1. Home
  2. »
  3. Agrina Update
  4. »
  5. Syngenta Indonesia Luncurkan Buku Panduan Budidaya Padi dan Drone Learning…

Ifah Syarifah, Menyelisik Inovasi Daun Teh Arafa

Ifah Syarifah, Direktur PT Arafa Arinaya Asia (Arafa) mengatakan, teh telah lama menjadi bagian ekonomi dan budaya. Di saat kopi mendominasi, Arafa mencoba mengembalikan kejayaan teh. Perusahaan ini tidak hanya fokus pada teh premium tapi juga melakukan inovasi produk dan pemberdayaan petani lokal.

Menurut Ifah, perusahaan memiliki komitmen kuat untuk memberdayakan para petani melalui kerja sama dengan petani di Jawa Barat seperti Garut, Cianjur, Ciwidey, dan Bandung Barat. Luas lahannya mencapai 50 ha. Panen dilakukan dua minggu sekali dan menghasilkan sekitar 3 ton daun teh basah atau setara 1,5 ton daun teh kering.

“Perusahaan berkomitmen kuat terhadap komunitas petani teh. Produksi teh berupa white tea, green tea, dan black tea. Lalu, menciptakan teh varian baru seperti campuran buah, bunga khas Indonesia, serta menciptakan produk baru bubuk matcha,” jelasnya saat acara TPOMI 2025.

Selain itu, lanjut Ifah, produk andalan yang sedang tren adalah matcha. Produk matcha dipasarkan pada 2010. Ada dua jenis yaitu matcha seremonial dan matcha kuliner. “Matcha ekspor ke Turki dan Singapura. Produk teh didistribusikan melalui gerai AEON internasional dengan tujuan ekspor ke Jepang, Malaysia, Singapura, dan Brunai. Terus, teh hijau ekspor juga ke Maroko dan Rusia, sedangkan cokelat dan matcha rice cracker ekspor ke Korea Selatan setiap dua bulan sekali,” tutupnya.

 

Sabrina Yuniawati

Tag:

Bagikan:

Trending

FARM 2026
FARM 2026 Satukan Industri Bahas Masa Depan Udang Indonesia
ticeb 2026
Menjaga Pasokan Sawit Tanpa Mengorbankan Keberlanjutan
IMG-20261001-WA0026
Api Tak Kenal Batas Konsesi, GAPKI dan APHI Angkat Fakta dari Lapangan
IMG-20261001-WA0025
Karhutla Terjadi Lagi, Ini Aspek yang Perlu Dibenahi
pameran China
Expo Pertanian China-Indonesia Bidik Teknologi, Investasi, hingga Akses Pasar
Scroll to Top