Jakarta, Agrina-online.com. Aliansi Stewardship Herbisida Terbatas (Alishter) menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat tata kelola pertanian yang aman dan terukur di Indonesia. Hal ini disampaikan dalam Rapat Tahunan Alishter 2026 yang mengusung tema “Paraquat Terkelola dengan Baik, Petani Aman, Swasembada Pangan Berkelanjutan”.
Mulyadi Benteng,Ketua Umum Alishter, dalam paparannya menekankan peran penting herbisida seperti paraquat bagi petani serta langkah strategis Alishter dalam membangun sistem untuk mendukung petani bekerja secara lebih terukur dan aman.
“Penggunaan Paraquat yang terkelola dengan baik adalah kunci bagi petani untuk tetap produktif. Ini adalah bagian dari langkah strategis kita dalam mengamankan produksi pangan menuju swasembada yang berkelanjutan,” ujar Mulyadi.
Ia menyoroti perjuangan bersama dalam mempertahankan ketersediaan paraquat yang sempat menghadapi tantangan regulasi internasional. Berkat upaya advokasi Alishter dan dukungan kolaboratif dari lintas kementerian—meliputi Kementerian Pertanian, Lingkungan Hidup, Perindustrian, dan Luar Negeri—penggunaan paraquat di Indonesia dapat dipertahankan dengan skema pengelolaan yang bertanggung jawab.
Kolaborasi ini bertujuan memastikan penggunaan herbisida di tingkat lapangan sesuai dengan standar keamanan dan prosedur yang tepat. Tata kelola yang baik diharapkan dapat mendorong penggunaan input pertanian secara bertanggung jawab, yang pada akhirnya meningkatkan produktivitas, kesejahteraan petani, dan kelestarian lingkungan.
Kedepannya, Alishter berkomitmen untuk terus turun ke lapangan, memberikan edukasi, dan memastikan setiap teknologi pertanian yang digunakan memberikan manfaat maksimal bagi petani Indonesia.
Brenda A.







