1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2025, Pasokan dan Harga Pangan…

KKP Gandeng Penyuluh Bangun Kesadaran Masyarakat untuk Menata Ruang Laut

KKP Gandeng Penyuluh Bangun Kesadaran Masyarakat untuk Menata Ruang Laut

Jakarta, Agrina-online.com.  Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut (DJPRL) terus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya penataan ruang laut.

Salah satu cara penataan ruang laut yaitu mengoptimalkan peran penyuluh kelautan dan perikanan sebagai garda terdepan untuk memberikan pendampingan kepada pelaku utama dan usaha sektor kelautan dan perikanan.

Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut Kartika Listriana menjelaskan, penyelenggaraan penataan ruang laut merupakan bagian integral dari strategi KKP dalam mewujudkan ekonomi biru. Pada 19 Juni lalu KKP menggelar Sosialisasi Penyelenggaraan Penataan Ruang Laut yang melibatkan para penyuluh.

“Penyuluh perikanan tidak hanya menyampaikan informasi, namun membangun pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penataan ruang laut yang berkelanjutan,” ujar Kartika dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Sabtu (21/6).

Kartika menekankan, penyelenggaraan penataan ruang laut harus dilakukan secara efektif, terintegrasi, dan partisipatif agar terdapat kejelasan dalam perencanaan, kepastian hukum serta sinergi antar lembaga dan pemangku kepentingan, termasuk masyarakat.

Kartika berharap, melalui penyuluhan kelautan dan perikanan akan terjalin sinergi yang lebih erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha dan masyarakat pesisir dalam menyusun dan melaksanakan Rencana Tata Ruang Laut yang partisipatif, transparan dan tidak merugikan pihak manapun.

 

KKP Punya Lebih dari 4000 Penyuluh

Sementara itu, Kepala Pusat Penyuluhan Kelautan dan BPPSDMKP Yayan Hikmayani menjelaskan, penyuluh kelautan dan perikanan sebagai wakil KKP di lapangan dan garda terdepan pembangunan kelautan dan perikanan berperan penting dalam memberikan dukungan kegiatan penyuluhan serta pendampingan pelaku utama dan usaha kelautan dan perikanan.

Menurut Yayan, penyuluh perikanan dalam pendampingan pembudidaya ikan, nelayan, pengolah/pemasar ikan dan petambak garam di lapangan diharapkan dapat mencerahkan (enlighting) dan memperkaya (enrichment) informasi ilmu pengetahuan dan teknologi, akses permodalan, akses pemasaran dan akses sumber daya lainnya, serta memberdayakan (empowerment) para pelaku utama dan pelaku usaha kelautan dan perikanan.

Sebagai informasi, jumlah penyuluh kelautan dan perikanan hingga April 2025 mencapai 4.035 orang. Salah satu bentuk transformasi penyuluhan kelautan dan perikanan adalah spesialisasi keahlian mendukung program KKP.

Sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, KKP terus bersinergi dengan berbagai pihak khususnya dalam penataan ruang laut yang berbasis ekonomi biru agar keseimbangan ekosistem tetap terjaga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Sabrina Yuniawati

Tag:

Bagikan:

Trending

WhatsApp Image 2026-06-24 at 12.53
BRIN Galang Kolaborasi Global untuk Pertanian Rendah Emisi
pelatihan sdm sawit
Kejar Produktivitas, Pekebun Sawit Dibekali Budidaya dan ISPO
IMG-20260623-WA0031
Produktivitas Sawit Rakyat Masih Tertinggal, SDM Pekebun Jadi Kunci
Pupuk Indonesia hanya melaksanakan ekspor berdasarkan penugasan resmi pemerintah
Transformasi Tata Kelola dan Efisiensi, Pupuk Indonesia Kembali Masuk Fortune Southeast Asia 500
AEO KBI 170626
Raih Sertifikasi AEO, Kona Bay Indonesia Tegaskan Komitmen Standar Perdagangan Internasional
Scroll to Top