1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Perkuat Ketahanan Pangan, Bayer Dukung Tingkatkan Hasil Panen Jagung di…

Kementan Tegaskan Sawit Rakyat Jadi Kunci Swasembada Energi dan Pangan

Kementan Tegaskan Sawit Rakyat Jadi Kunci Swasembada Energi dan Pangan

Jakarta, Agrina-online.com  – Kementerian Pertanian Nasional (Kementan) menegaskan bahwa kelapa sawit bukan sekadar komoditas komersial biasa, melainkan komoditas strategis yang menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Sawit juga diposisikan sebagai fondasi utama untuk mendukung sasaran swasembada pangan, swasembada energi, serta program hilirisasi nasional. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan, Dr. Iim Mucharam, SP,MP,

“Minyak sawit dan produk turunannya adalah stabilitas fiskal, penyedia lapangan kerja bagi jutaan kepala keluarga, dan fondasi ketahanan energi terbarukan,” katanya saat membacakan Berbagai Menteri Pertanian sekaligus membuka Penas III dan HUT ke-26 Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Rabu (28/10).

Dalam berbagai hal nasional tersebut, Kementan menyoroti pergeseran ekonomi global yang bergerak cepat menuju ekonomi hijau melalui hilirisasi energi.

Terlebih lagi, dengan adanya biodiesel wajib seperti B50 yang menempatkan kelapa sawit sebagai aktor utama penyedia energi terbarukan.

Kementan menilai kemandirian energi nasional tidak akan terwujud tanpa peran aktif dari petani sawit rakyat. Hal ini mengingat hampir lebih dari 40% lahan kelapa sawit di Indonesia saat ini dikelola secara mandiri oleh masyarakat.

“Jika perkebunan rakyat sehat, produktif, dan terintegrasi dengan industri hilir, maka pasokan energi nasional akan terjamin dari dalam negeri tanpa ketergantungan pada volatilitas pasar energi fosil global,” lanjutnya.

Meski memiliki potensi besar, sektor hulu kelapa sawit dinilai masih mampu menghadapi tantangan nyata. Ia menyebutkan beberapa persoalan utama yang harus segera dibenahi, di antaranya masalah produktivitas, usia tanaman yang sudah tua, hingga keterbatasan akses petani terhadap bibit unggul yang bersertifikat.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Kementan mendorong adanya sinergisitas yang berkeadilan dari hulu ke hilir.

Seluruh elemen mulai dari petani, koperasi, badan pengelola dana perkebunan, hingga pengolahan industri harus disatukan dalam satu ekosistem yang kokoh agar petani memiliki posisi tawar yang kuat.

“Kami ingin petani sawit bukan hanya menjadi penonton di negeri sendiri, melainkan aktor utama yang makmur, mandiri, dan berdaulat,” tegasnya.

Kementan menyampaikan penghargaan tinggi kepada Apkasindo yang selama 26 tahun secara konsisten menjadi rumah dan garda terdepan dalam membela serta memajukan kesejahteraan petani kelapa sawit di Indonesia.

Momentum Penas III ini, diharapkan menjadi titik balik untuk mempercepat program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) secara masif dan terukur demi kesejahteraan masyarakat.

Acara pembukaan resmi dihadiri oleh Ketua Umum DPP Apkasindo Dr. Ir. Gulat ME Manurung, MP.,C.APO., Sekjen Apkasindo Dr. Rino Afrino, ST,MM,C.APO jajaran Dewan Pengawas DPP Apkasindo, perwakilan kementerian/lembaga terkait, akademisi, serta ratusan pengurus DPW dan DPD Apkasindo dari seluruh Indonesia.

 

Sabrina Yuniawati

Tag:

Bagikan:

Trending

Kementan Tegaskan Sawit Rakyat Jadi Kunci Swasembada Energi dan Pangan
Kementan Tegaskan Sawit Rakyat Jadi Kunci Swasembada Energi dan Pangan
Rayakan HUT ke-26, Apkasindo Perkuat Komitmen Petani Sawit dan Dorong Kolaborasi Multipihak
Rayakan HUT ke-26, Apkasindo Perkuat Komitmen Petani Sawit dan Dorong Kolaborasi Multipihak
Rakernas Apkasindo 2026: Babak Baru Perjuangan Petani Sawit Menuju Kemandirian Ekonomi
Penas Apkasindo 2026: Babak Baru Perjuangan Petani Sawit Menuju Kemandirian Ekonomi
Sumpah Pemuda, Pupuk Indonesia Dukung Regenerasi Pertanian
Sumpah Pemuda, Pupuk Indonesia Dukung Regenerasi Pertanian Lewat Inovasi
Debindo targetkan 20 ribu pengunjung
Pameran NLP dan Indogritech Dukung Swasembada Pangan
Scroll to Top