27 December 2017
Bupati Sleman Resmikan Laboratorium Pasca Panen Peternakan UGM

Laboratorium Pasca Panen Peternakan Universitas Gadjah Mada di kawasan Agro Science Techno Park, Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT), UGM yang berada di Madurejo, Prambanan, diresmikan Bupati Sleman Sri Purnomo (18/12). Pembangunan laboratorium ini merupakan kerjasama tripartit, yakni Pemerintah Kabupaten Sleman, UGM, dan  PT Ciomas Adisatwa ( JAPFA Group).

 

Peresmian laboratorium sekaligus rumah potong ayam modern tersebut ditandai dengan penekanan tombol sirine dan pembukaan tirai secara bersamaan oleh Bupati Sleman Sri Purnomo,  Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono M.Eng, D.Eng  serta Direktur PT Ciomas Adisatwa drh. Widihartomo Tri Kuncoro.

Laboratorium pengolahan daging ayam yang pembangunannya menelan dana sebesar Rp35 miliar ini menempati area seluas 14.527 m2. Kapasitas pemotongannya mencapai 28 ribu ekor per hari atau 2.000 ekor  per jam. Sekitar 95 orang peternak telah menjadi mitranya yang memasok ayam hidup.

 

Ajang Inovasi dan Bermitra

Bupati Sleman dalam sambutannya berharap laboratorium ini bisa menjadi ajang bagi mahasiswa untuk berinovasi menghasilkan penemuan-penemuan peternakan yang kemudian dikembangkan di tengah masyarakat. Dengan demikian akan memberikan nilai tambah kepada peternak serta dapat menjaga stabilitas harga dan menguntungkan peternak.

 

“Dengan adanya laboratorium ini saya berharap bisa berdampak secara positif terhadap masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah Prambanan, Kalasan, dan Berbah (semuanya di Sleman). Masyarakat dapat belajar proses pemotongan ayam yang higienis. Apalagi minat masyarakat dalam mengonsumsi daging ayam semakin meningkat yang ditandai dengan semakin banyaknya rumah makan yang menyediakan olehan ayam,” ungkapnya.

 

Di sisi lain, imbuh Purnomo, laboratorium ini dapat menjadi ajang penelitian mahasiswa UGM sehingga mengukuhkan UGM sebagai universitas riset. Dan nantinya mahasiswa UGM bisa menjawab tantangan dari perusahaan-perusahaan setelah lulus dari kuliah.

 

Sementara itu Widihartomo Tri Kuncoro juga bangga dengan diresmikannya Laboratorium Pasca Panen Peternakan tersebut. “Kami berharap melalui kerjasama ini akan melahirkan embrio atau bibit-bibit kerjasama lainnya yang bisa menjadi modal ke depan untuk bisa dikembangkan lagi. Dan mahasiswa yang lulus nantinya terutama dari Fakultas Peternakan atau Kedokteran Hewan akan siap terjun di dunia industri,” ucap Widihartomo.

Lanjar Artama (Yogyakarta)

 

© 2008 Agrina. Powered by iFORTE