10 May 2017
RAGAM MOMEN : Palmex 2016 Hadirkan Teknologi Kelapa Sawit Terbaru

Pada tahun ke-8 penyelenggaraannya, Palmex Indonesia 2016 satukan industri sawit dari hulu hingga hilir serta industri pendukung lainnya secara bersamaan.

Dalam pembukaan Palmex 2016, Susan Tricia, Managing Director PT Fireworks Indonesia selaku penyelenggara, menyebut, pameran ini menjadi ajang referensi teknologi terbaru bagi para pelaku industri kelapa sawit, baik Indonesia maupun Asia Tenggara. Berbagai teknologi dipamerkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja pabrik pengolahan kelapa sawit (PKS) dan juga menambah produksi dalam waktu yang bersamaan serta ramah lingkungan.

Targetkan Transaksi US$5 juta

Pameran yang berlangsung selama tiga hari pada 4 – 6 Oktober 2016 di Santika Premiere Dyandra Hotel Convention Center, Medan, ini menargetkan pencapaian transaksi di tempat sebanyak US$5 juta. “Palmex Indonesia merupakan event yang tepat bagi para purchaser dan engineer untuk membeli atau mengganti mesin lama mereka dengan mesin baru, memperbarui wawasan mereka akan teknologi terkini yang mampu meningkatkan kinerja, serta menjalin hubungan bisnis di antara sesama pelaku industri sawit. Beragam program bertujuan untuk mempertemukan pelaku industri kelapa sawit,” papar Susan. Ia mengklaim, animo industri sawit terhadap Palmex semakin meningkat dari tahun ke tahun. Buktinya, semakin banyak perusahaan yang ingin berpartisipasi dan jumlah pengunjung pun terus meningkat.

Sementara itu, Walikota Medan H.T. Dzulmi Eldin mengakui, pameran ini bisa memberikan efek positif terhadap perkembangan industri kelapa sawit di wilayahnya. Industri kelapa sawit memang menjadi salah satu kontributor pendapatan asli daerah (PAD) kota, kami menyambut baik terselenggaranya pameran ini, komentarnya.

Sebanyak 150 peserta pameran yang berpartisipasi berasal dari 10 negara di dunia. Para peserta pameran menampilkan berbagai pilihan teknologi dan peralatan serta solusi terbaru yang diperlukan untuk kelapa sawit. Berikut tiga di antaranya.

PT Velasto Indonesia

Anak perusahaan Grup PT Astra Otoparts ini memamerkan mini traktor asli buatan Indonesia. Wintor namanya, merupakan mini traktor pertama dalam mekanisasi perkebunan. Menurut Wendy Desetyanto, Technical Service Departement Head PT Velasto Indonesia, pihaknya memproduksi Wintor untuk membantu petani sawit sebagai unit transportasi buah sawit dan membantu kegiatan pengomposan janjang kosong dalam perkebunan.

Wintor hadir untuk membuat kinerja di perkebunan menjadi efektif. Traktor mini ini bisa mengangkut buah langsung dari blok tanaman ke tempat pengumpulan hasil. Varian lainnya mentransportasikan janjang kosong dari PKS ke dekat tanaman untuk dijadikan pupuk organik.  Proses pengangkutan lebih cepat karena Dengan varian ini, Sebelumnya menggunakan angkong atau gerobak “Untuk kembali ke kebun tidak jadi masalah dengan dua kali angkut (bolak-balik) jika posisinya dekat jalan, tapi kalau posisinya jauh bisa jadi masalah, adanya Wintor bisa memudahkan,” terang Wendy.

Kelanjutan tentang tulisan ini baca di Majalah AGRINA versi Cetak volume 12 Edisi No. 269 yang terbit pada November 2016. Atau klik di www.scanie.com/featured/agrina.html, https://www.wayang.co.id/index.php/majalah/agrina

© 2008 Agrina. Powered by iFORTE