30 March 2017
JAPFA Distribusikan 250.000 Butir Telur Ayam untuk Jawa Barat

Konsumsi protein hewani per kapita masyarakat Indonesia relatif lebih rendah dibandingkan negara-negara ASEAN, seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. Selain daya beli yang belum cukup kuat, konsumsi protein hewani juga belum menjadi prioritas bagi masyarakat Indonesia.

 

Sebagian masyarakat mengganggap protein hewani sebagai makanan mahal. Padahal ada sumber protein hewani yang cukup terjangkau dan mudah didapatkan, seperti telur ayam.

 

“Telur sangat baik sebagai sumber protein hewani, mengandung asam lemak tidak jenuh, vitamin, dan mineral. Kandungan protein telur selalu menjadi acuan ahli nutrisi  karena protein telur dapat diserap tubuh hampir 100%,” ujar Rachmat Indrajaya, External Relations Director PT Japfa Comfeed Indonesia  Tbk. “

 

Sayangnya, tingkat konsumsi rata-rata penduduk  Indonesia (2015) baru mencapai 6,23 kg atau 112 butir per kapita per tahun. Bandingkan dengan Malaysia yang konsumsinya sudah mencapai 400 butir.  Karena itu, menurut Rachmat, perlu edukasi yang berkelanjutan untuk menjadikan telur ayam sebagai sumber makanan padat gizi pilihan  keluarga.

 

Untuk meningkatkan konsumsi protein hewani dan mengedukasi masyarakat akan sumber protein hewani yang terjangkau, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bekerja sama dengan Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) memberikan bantuan berupa telur ayam kepada panti jompo, panti asuhan, pondok pesantren, dan yayasan sosial lainnya di beberapa daerah di Indonesia.

 

"Pembagian telur ini bertujuan untuk membagikan manfaat baik tersebut kepada masyarakat yang membutuhkan. Hari ini merupakan peluncuran perdana untuk Jawa Barat dan berlanjut hingga 8 April nanti. Kami juga akan menjangkau lokasi Jawa Tengah dan Jawa Timur pada 1, 5, dan 8 April mendatang," lanjut Rachmat.

 

Tercukupinya kebutuhan nutrisi terutama protein hewani sangat penting bagi masyarakat. Pasalnya, protein hewani mengandung asam amino yang tidak tergantikan yang berfungsi sebagai zat pembangun dan  mempengaruhi   metabolism tubuh.

 

"Kerja sama program kepedulian sosial seperti ini merupakan sinergi  yang baik antara pemerintah dan perusahaan swasta. Dengan demikian berbagai lapisan masyarakat dapat menikmati manfaat dari protein hewani.  Kerja sama ini juga mengingatkan masyarakat bahwa sumber protein hewani sebetulnya mudah didapat dengan harga yang  relatif terjangkau," komentar I Ketut Diarmita, Dirjen PKH Kementan.

 

Pembagian telur ayam dilaksanakan di unit penetasan milik JAPFA di Cicurug, Sukabumi, Jabar. Distribusi perdana ini meluncurkan lima truk dengan jumlah sekitar 250.000 butir telur untuk 30 panti dan yayasan yang tersebar di DKI Jakarta dan Jawa Barat.

 

Menurut Harwanto, Head of Poultry JAPFA, “Pembagian telur kepada masyarakat sebenarnya sudah rutin kami lakukan. Kali ini serentak karena mengikuti surat edaran Dirjen yang perlu didukung bersama.”  

 

Harwanto menambahkan, sejak 2008, JAPFA melaksanakan Kampanye Gizi JAPFA4Kids secara rutin dan telah menjangkau 649 sekolah dasar di 21 provinsi di seluruh Indonesia. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi gizi berimbang.

 

JAPFA adalah perusahaan agribisnis terkemuka di Indonesia dengan lini bisnis produksi pakan ternak, pembibitan ayam, rumah potong dan olahan daging ayam, pembibitan dan penggemukan sapi, budidaya perairan dan vaksin hewan.

© 2008 Agrina. Powered by iFORTE