12 April 2010
Perindah Adenium dengan Penampilan Bonggol

Keindahan adenium tidak hanya mencuat dari bentuk dan warna bunganya saja. Batang dan akarnya pun bisa memikat para pecinta tanaman gurun ini. Jadi, semestinya adenium tidak dibiarkan sekadar tumbuh sehat dan berbunga, tapi juga diupayakan mempunyai nilai artistik, terutama pada bonggolnya, supaya penampilannya unik.

Jangan biarkan pertumbuhan bonggol adenium cuma lurus. Buatlah meliuk-liuk. “Selama ini para pecinta adenium pemula mengira bentuk bonggol unik yang langka itu hanya bisa diperoleh dari alam saja,” kata Ipunk, pemilik Fatih Nursery di Poltangan, Jakarta Selatan. Padahal, menurur Ipunk, siapa saja bisa membuat bonggol cepat membesar dan indah. Caranya pun gampang. Mau coba? Ikuti tips berikut.

Persiapkan beberapa peralatan, seperti pisau atau cutter tajam steril atau bersih, plastik pengikat (untuk membuat es mambo), tali plastik (rafia), dan gabus (styrofoam)

Persiapkan tanaman adenium yang sehat untuk pembesaran bonggolnya

Cabut tanaman itu dari potnya dengan cara menggoyangkan batangnya ke kiri dan kanan agar media tanam merenggang sehingga akar mudah tercabut dan tidak putus

Ganti media tanam dengan yang baru berupa sekam bakar atau pasir malang. Masukkan dahulu styrofoam untuk dudukan bonggol adenium agar nantinya akar yang tumbuh tidak menjulur ke bawah tapi mengarah ke samping

Tanam kembali dan usahakan bonggol terpendam pada media tersebut dan hanya terlihat sedikit batangnya.

Potonglah tanaman tepat pada bagian bonggolnya yang terbesar. Pada waktu memotong, usahakan secara perlahan supaya bonggol tidak rusak. Lalu olesi bekas potongan dengan fungsida agar tidak mudah terserang jamur.

Letakkan tanaman pada tempat teduh selama dua minggu atau sampai tajuk tumbuh

Setelah dua minggu berlalu, letakkan tanaman pada tempat yang terkena matahari langsung supaya bonggolnya cepat tumbuh

Seiring waktu berjalan, bonggol akan semakin besar dan indah. Lebih indah lagi bila tanaman ditempatkan pada pot yang juga indah.

Tri Mardi Rasa

 

© 2008 Agrina. Powered by iFORTE